Sejak tanaman jarak pagar (Jatropha curcas) dicanangkan jadi sumber bahan bakar alternatif pada tahun 2005, nama Kabupaten Ogan Komering Ulu atau OKU Timur, Sumatera Selatan, tak banyak terdengar. Namun, dari sejumlah daerah yang giat menanam, daerah penghasil duku Palembang tersebut ternyata boleh dikatakan agresif dalam membangun pabrik biodiesel untuk mengolah biji jarak.
Pengembangan tanaman jarak untuk bahan bakar alternatif yang digaungkan oleh pemerintah di sejumlah daerah sejak 2005 ternyata diwarnai kesimpangsiuran pada beberapa daerah, mulai dari pola produksi, pengolahan, hingga pemasaran. Bahkan sudah menimbulkan keresahan kalangan petani kecil yang telanjur menanam jarak pagar tetapi tidak tahu bagaimana memasarkan produknya.
Namun, kebingungan itu tidak berlaku di Kabupaten OKU Timur, yang pada tahun ini membangun pabrik pengolahan biji jarak dan pabrik biodiesel. Pengembangan industri hilir itu terletak di ibu kota kabupaten, Desa Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura. Lanjut Baca »


